Pilih Lonnmeter untuk pengukuran yang akurat dan cerdas!

Proses Pengolahan Bubur Kertas dalam Pembuatan Kertas

Proses pengolahan pulp sangat penting sebelum pembuatan kertas, karena berdampak besar pada pengoperasian mesin kertas dan kualitas kertas. Faktor-faktor kunci dalam pengolahan pulp adalah konsentrasi pulp, tingkat pengolahan, dan rasio pulp.

bubur kertas

Pengukuran Konsentrasi Pulp

Konsentrasi pulp yang tidak stabil dapat menyebabkan kualitas kertas yang tidak konsisten, dan dapat menyebabkan kertas putus serta mengganggu proses pembuatan kertas normal. Faktor-faktor penyebab ketidakstabilan konsentrasi pulp meliputi perubahan konsentrasi pulp mentah dan limbah, penyesuaian konsentrasi secara manual dalam proses pengadukan, pemekatan, dan pencampuran, serta sistem air putih yang tidak seimbang.

Perubahan Konsentrasi Bubur Mentah

Konsentrasi pulp yang dikirim dari bengkel pengolahan pulp bervariasi. Konsentrasi pulp akhir akan terpengaruh jika penyesuaian yang diperlukan belum dilakukan dalam proses pengonsentrasian.

Penyesuaian Konsentrasi dalam Pemukulan

Selama proses pengadukan, pulp mengalami proses seperti pemekatan, pengadukan, dan pencampuran, yang memerlukan penyesuaian konsentrasi. Beberapa sistem menggunakanpulp densitymeterNamun, penyesuaian manual lebih umum dilakukan. Perubahan konsentrasi dapat terjadi karena kurangnya pengalaman operator, kurangnya ketelitian, atau kerusakan peralatan.

Variasi dalamWaste StuffKonsentrasi

Kertas bekas yang telah didaur ulang dipotong-potong dalam mesin hidropulper dan kemudian dikonsentrasikan hingga mencapai tingkat yang stabil sebelum diencerkan hingga konsentrasi proses yang dibutuhkan. Jika konsentrasi bahan limbah bervariasi secara signifikan selama dehidrasi dan pengenceran, hal itu dapat mengganggu kestabilan sistem pulp secara keseluruhan.

Ketidakstabilan dalam Sistem Arung Jeram

Air limbah hasil pencucian digunakan kembali untuk pengenceran pulp guna mengurangi penggunaan air dan kehilangan serat. Jika sistem air limbah hasil pencucian tidak seimbang atau tekanan dan alirannya tidak stabil, hal itu akan memengaruhi pengenceran dan konsentrasi pulp.

pemukulan bubur

Tingkat Kekalahan

Beberapa faktor memengaruhi proses pengadukan pulp, seperti tekanan, konsentrasi, laju aliran, waktu, suhu, kondisi bilah pengaduk, dan keterampilan operator. Jika salah satu langkah salah ditangani, kualitas pengadukan pulp akan terpengaruh. Menstabilkan pengadukan pulp merupakan tantangan tanpa pemantauan terus menerus, tetapi sangat penting untuk pembuatan kertas yang stabil.

1. Efek dari Tingkat Denyut yang Rendah

Jika kecepatan pemukulan terlalu rendah, dinding primer dan sekunder serat tidak terurai secara memadai. Pembengkakan serat, pemotongan, fibrilasi, dan pembentukan serbuk halus tidak memenuhi persyaratan proses.

Hal ini mengakibatkan drainase yang terlalu cepat selama pembentukan, ikatan serat yang buruk, dan struktur lembaran yang tidak merata, sehingga berdampak pada keseragaman, kekuatan, dan kehalusan.

2. Efek dari Tingkat Denyut yang Tinggi

Peningkatan pematukan meningkatkan kekuatan ikatan tetapi mengurangi panjang serat rata-rata dan berat lembaran basah.

Pengadukan yang berlebihan mempercepat pemotongan, pembengkakan, dan fibrilasi serat, sehingga mempersulit drainase pada kawat, memperpanjang garis air, dan meningkatkan kadar air pada lembaran basah.

Kelembapan berlebih dapat menyebabkan timbulnya pola atau beberapa kerusakan akibat tekanan mesin pres yang tidak mencukupi.

Pengadukan yang tinggi juga meningkatkan penyusutan pengeringan, yang menyebabkan perubahan rasio kecepatan di seluruh bagian mesin, memengaruhi dimensi lembaran, dan mengurangi kekuatan serta stabilitas.

Rasio Bubur

Rasio pulp bergantung pada faktor-faktor seperti karakteristik bahan baku, metode pembuatan pulp, kinerja mesin, serta jenis dan persyaratan kualitas kertas. Setelah menentukan kondisi rasio, kepatuhan yang ketat terhadap proses sangat penting untuk menghindari gangguan produksi dan peningkatan biaya.

Rasio Serat Panjang vs. Pendek

Rasio yang tepat meningkatkan ikatan serat, keseragaman lembaran, dan kekuatan sekaligus mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi.

Terlalu sedikit serat panjang mengurangi kekuatan ikatan dan kekuatan lembaran basah, menyebabkan kerusakan, sementara serat panjang yang berlebihan secara ekonomi tidak layak.

Pertimbangan Khusus

Bubur kertas rumput kimia, dengan serat pendek, dinding sel tebal, dan kandungan hemiselulosa tinggi, mempersulit pembuatan kertas dan berdampak pada kualitas. Untuk mengurangi masalah ini, bahan serat panjang berkualitas lebih tinggi, seperti kapas, kayu, atau bubur kertas rami, dapat dicampurkan, meskipun harganya lebih mahal. Pencampuran serat panjang dan pendek yang tepat adalah kunci untuk memastikan proses pembuatan kertas berjalan lancar, memenuhi standar kualitas, dan mencapai efisiensi biaya.


Waktu posting: 24 Januari 2025

berita terkait