Apa itu Vortex Flow Meter?
A pengukur aliran pusaranadalah perangkat yang dipasang dalam sistem pengolahan aliran untuk mendeteksi pusaran yang dihasilkan saat fluida melewati benda tumpul. Perangkat ini banyak digunakan dalam pengolahan gas, cairan, dan uap untuk pengukuran aliran guna meningkatkan efisiensi dan alokasi produksi.
Prinsip Kerja Pengukur Aliran Vortex
Pusaran air secara bergantian terlepas dari setiap sisi benda tumpul ketika fluida melewati objek yang tidak aerodinamis. Variasi tekanan yang dihasilkan dalam proses tersebut berbanding lurus dengan kecepatan aliran. Frekuensi pelepasan pusaran air dideteksi untuk menghitung laju aliran. Kemudian frekuensi tersebut akan diterjemahkan menjadi sinyal yang memberikan pengukuran yang tepat dari aliran volumetrik atau massa untuk cairan, gas, dan uap.
Desain Struktural Pengukur Aliran Vortex
Baja tahan karat 316 atau Hastelloy adalah bahan utama yang digunakan untuk membuat flow meter pada umumnya, termasuk bodi tumpul, sensor pusaran yang terpasang, dan elektronik pemancar.pengukur aliran pelepasan pusarantersedia dalam ukuran flensa mulai dari ½ inci hingga 12 inci. Selain itu, biaya pemasangan sebuahmeteran pelepasan pusaranlebih kompetitif dibandingkan dengan meteran lubang (orifice meter) untuk ukuran di bawah enam inci.
Dimensi dan bentuk benda tumpul seperti persegi dan persegi panjang telah melalui eksperimen untuk mencapai efek yang diinginkan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa linearitas dan sensitivitas terhadap profil kecepatan sedikit berbeda dengan bentuk benda tumpul. Benda tumpul harus memiliki sebagian besar diameter pipa. Kemudian seluruh aliran akan ikut serta dalam proses pemisahan aliran. Terlepas dari laju aliran, tepi yang menonjol pada permukaan hulu merupakan desain khusus yang sangat diperlukan untuk mengalokasikan garis pemisahan aliran.
Saat ini, sebagian besar meter pusaran mengintegrasikan sensor piezoelektrik atau tipe kapasitansi untuk mengukur osilasi tekanan di dekat benda tumpul. Sensor-sensor ini menghasilkan sinyal tegangan rendah sebagai respons terhadap osilasi tekanan. Sinyal-sinyal tersebut memiliki frekuensi yang sama dengan osilasi. Sensor-sensor modular dan murah ini dapat diganti dengan mudah dan dapat disesuaikan pada rentang suhu yang luas, dari cairan kriogenik hingga uap superpanas.
Mengapa Memilih Flow Meter Vortex?
Tidak adanya bagian yang bergerak memastikan daya tahan, perawatan rendah, dan keandalan jangka panjang dalam sistem pemrosesan. Pengukur aliran seperti ini juga unggul dalam mengukur beragam fluida secara akurat, bahkan pada rentang suhu dan tekanan yang luas. Justru karena multifungsi serta kinerja luar biasa dalam pengukuran presisi dan berulang, alat ini menjadi solusi andalan bagi industri yang menghargai akurasi. Biaya operasional yang lebih rendah dan pemasangan yang mudah adalah dua alasan lain mengapa alat ini menjadi solusi andalan.
Akurasi dan Jangkauan
Rentang pengukuran flowmeter vortex menurun seiring dengan peningkatan viskositas karena penurunan bilangan Reynolds seiring dengan peningkatan viskositas. Batas viskositas maksimum berada dalam kisaran 8 ~ 30 sentipoise. Jika flowmeter vortex dirancang dengan tepat untuk aplikasinya, rentang pengukuran yang lebih baik dapat diharapkan, yaitu lebih dari 20:1 untuk gas dan uap, dan lebih dari 10:1 untuk fluida dengan viskositas rendah.
Ketidakakuratan flowmeter vortex bervariasi dengan bilangan Reynolds. Ketidakakuratan sebagian besar flowmeter vortex berkisar antara 0,5% dan 1%, sementara meningkat hingga 10% ketika bilangan Reynolds lebih kecil dari 10.000. Flowmeter vortex memiliki titik potong untuk indikasi pada aliran mendekati nol. Output meter dibatasi pada nol ketika bilangan Reynolds sama dengan atau di bawah 10.000. Tidak ada masalah jika aliran minimum yang menunggu pengukuran adalah dua kali lipat dari titik potong. Laju aliran rendah tidak dapat diukur secara akurat dalam proses start-up, shutdown, dan kondisi gangguan lainnya karena keterbatasan jangkauannya.
Maksimalkan Efisiensi dan Kurangi Biaya
Operator dapat menyesuaikan dan mengoptimalkan aliran cairan, gas, atau uap yang dikirim melalui sistem pengolahan dengan mengandalkan pengukuran aliran yang akurat. Sehingga efisiensi alokasi meningkat sekaligus konsumsi energi menurun. Secara keseluruhan, mengintegrasikan meteran aliran ini ke dalam sistem otomatisasi sangat membantu untuk peningkatan kinerja operasional yang berkelanjutan, mengurangi waktu henti, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Keterbatasan Flowmeter Vortex
Meter pusaran (vortex meter) umumnya tidak ideal untuk proses batching atau aliran intermiten karena keterbatasan kinerjanya pada laju aliran rendah. Secara khusus, laju aliran tetesan pada stasiun batching dapat berada di bawah ambang batas bilangan Reynolds minimum meter pusaran, yang menyebabkan ketidakakuratan. Seiring dengan penurunan ukuran batch total, kemungkinan kesalahan pengukuran meningkat, sehingga meter menjadi kurang andal untuk aplikasi ini. Penting untuk memilih meter aliran yang dapat menangani profil aliran spesifik yang dibutuhkan untuk operasi tersebut guna menghindari kesalahan yang signifikan.
Tim ahli kami siap menawarkan solusi yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik industri Anda, baik itu industri minyak dan gas, pengolahan kimia, atau sistem HVAC. Dengan komitmen terhadap kualitas dan kinerja, kami memberikan dukungan komprehensif untuk memastikan Anda memilih flow meter vortex yang tepat untuk aplikasi Anda. Hubungi kami hari ini untuk konsultasi yang dipersonalisasi dan lihat bagaimana flow meter kami dapat merevolusi kontrol dan efisiensi proses Anda.
Waktu posting: 16 Oktober 2024
